Tips Backpackeran ke Taman Nasional Baluran, Savana Sejuta Spot Foto! - CarrierStory

Tips Backpackeran ke Taman Nasional Baluran, Savana Sejuta Spot Foto!

by - Minggu, Januari 13, 2019
Tips Backpackeran dan Camping ke Taman Nasional Baluran, Savana Sejuta Spot Foto!
Tips Backpackeran dan Camping ke Taman Nasional Baluran, Savana Sejuta Spot Foto!
Di 2018 nama Baluran menjadi sangat populer dikalangan traveller. Kebanyakan para traveller ini penasaran dengan pemandangan savana yang ditemani dengan sebuah pohon "The Lonely Tree" atau pohon sendiri. Tak terkecuali dengan saya. Saya pun penasaran dengan pemandangan ini. Masih dengan formasi yang sama saat saya pergi mendaki Gunung Ranti, kali ini akhir tahun tanggal 31 desember 2018 kami agendakan untuk pergi ke Taman Nasional Baluran.

Kali ini tanpa carrier, tanpa beban berat. Kami menginginkan liburan di penghujung tahun ini santai dan tidak terlalu melelahkan. Ok kami berangkat dari ujung selatan Banyuwangi menuju ujung utara tepatnya di kabupaten Situbondo.

Pukul 10.00 WIB, kami berangkat

Jam 10.00 kami berangkat. 4 orang, 2 motor. Bermodalkan nekat dan budget yang pas-pasan (Budaya backpacker) wkwkwk. Kami berjalan santai menikmati ramainya arus lalulintas di akhir tahun ini. Selama perjalanan menuju taman nasional baluran relatif ramai.

Pukul 11.50, kami terpisah

Saya yang berjalan duluan dengan si Usuf ternyata tidak tau kalau si Wawan dan Kabil sempat berhenti lebih dulu untuk istirahat. Sehingga saya dengan Usuf sudah sampai Pom Bensin Bangsring sementara Wawan dan Kabil masih jauh dibelakang. Sambil menunggu sekaligus istirahat, saya sempatkan untuk sholat dzuhur terlebih dahulu. 

Setelah sholat sempat buka" Facebook. Eh ada berita bahwa di ruas jalan pantura ada mobil yang tertimpa pohon ambruk. Dan macet total! Langsung saya buka GPS dan mencari letak kemacetannya. Ternyata tepat di utara kami tak jauh di pom bensin. Tapi untung macetnya tak seberapa. Untuk roda 2 masih bisa tlusar-tlusur sana-sini nrobos kemacetan sementara roda 4 harus antri dengan sistim buka tutup jalan. Oh iya disini kami sudah menjadi 1 rombongan lagi.

Pukul 12.20, kami melanjutkan perjalanan

Tlusar-tlusur sana-sini dengan hati-hati menerobos kemacetan. Hal seperti macet sebenarnya hampir tidak pernah terjadi di Banyuwangi jika lalulintas normal. Di kota Banyuwangi cukup langka untuk hal macet. Kemacetan hanya terjadi mungkin saat ada event ataupun kecelakaan. Seperti halnya saat ini karena ada pohon tumbang.

Pukul 13.30, sampai di loket Taman Nasional Baluran

Akhirnya kami sampai di gerbang TN Baluran. Disini kami sedikit bingung dimana loketnya. Soalnya letak loket yang sedikit tidak terlihat dan tidak ada petugas yang mengarahkan kami di jalan. Jadi waktu itu saya punya ide untuk mencoba beli cilok dan tanya ke abang penjualnya. Ternyata memang tak terlihat seperti loket. Hanya ada sebuah meja dan 2 orang petugas disana. Setelah itu kami pun membeli tiket kalau enggak salah hampir 20rb per orang. Itu sudah termasuk asuransi jika kita mengalami kecelakaan akibat satwa yang ada disana. 

Pukul 13.45, sampai di Savana Bekol, Baluran

Untuk mencapai savana kita harus berjalan lagi sekitar 15 menit menggunakan motor untuk menuju Savana Bekol. Disana sudah ramai sekali pengunjung. Sangat enggak direkomendasikan sama sekali untuk datang sore hari. Lebih baik datang pagi karena lebih sepi pengunjung. Jadi bisa lebih puas dan nyaman eksplorasinya gan, hehehe. Oh iya di Savana Bekol ini kita enggak bisa asal masuk ke kawasan savana. Ada papan yang menujukkan batas maksimal kita masuk ke savananya.

Disini juga banyak sekali sekawanan kera. Sangat enggak direkomendasikan untuk kalian yang mau berkunjung kesini menggunakan sepeda motor meninggalkan barang di saku sepeda. Kemarin banyak sekali jajan-jajan, botol minuman, bahkan kunci sepeda motor yang diambil monyet-monyet ini.

Tips Backpackeran dan Camping ke Taman Nasional Baluran, Savana Sejuta Spot Foto!
Savana Bekol Taman Nasional Baluran
Disini ada banyak spot foto. Mulai dari savana dengan background gunung baluran, lalu ada the lonely tree, papan Taman Nasional Baluran, dan ada juga tulang kepala banteng. Disini juga ada fasilitas toilet dan mushola gratis. Sangat membantu buat umat muslim.

Oo iya jika dari savana lalu kita berjalan terus mengikuti jalan poros maka kita akan sampai di penghujung jalan yaitu di pantai Bama. 

Di pantai bama ini bisa dibilang lumayan bersih lah tempatnya. Ombaknya juga enggak bahaya karena letaknya yang masuk pantai utara. Rekomended banget untuk berenang bersama anak-anak.

Tips Backpackeran dan Camping ke Taman Nasional Baluran, Savana Sejuta Spot Foto!
Salah Satu Spot Foto di Pantai Bama, Taman Nasional Baluran
Disini sama seperti di bekol banyak monyet. Lebih parahnya monyet disini lebih berani-berani. Kemarin sempat ada anak kecil niatnya mau nakut-nakutin monyetnya, eh monyetnya berani. Untung aja ada bapaknya si anak, coba kalo enggak udah di gelud ama monyet pasti ni anak wkwkk. Saya yang nyantai lagi duduk-duduk aja disamperin. Dan dengan santainya si monyet ini ngambil sisa-sisa makanan yang ada di sekitar saya. So perlu waspada aja sih. Oo iya info lagi pas kita masuk ke pantai bama ini kita kena uang parkir 2rb untuk kendaraan roda 2.

Sangat direkomendasikan sekali sih untuk travelling ke Baluran ini. Bisa dibilang satwa-satwa disini masih terjaga. Hewan seperti banteng yang lanka banget pun masih ada disini. Tapi info yang kami dapatkan disana, untuk melihat banteng ini wajib datang malam dan menggunakan teropong atau lensa tele untuk kamera. Karena diradius 500 meter saja si banteng ini bisa mencium bau manusia.

Oke langsung tips-tips nya gan khusus buat agan agan yang pengen backpackeran ke Taman Nasional Baluran

Kendaraan. Untuk kendaraan bisa menggunakan roda 2 maupun roda 4. Karena jalan menuju baluran ini sudah di aspal gan jadi gampang. Kendaraan jenis apapun bisa masuk. Untuk kendaraan massal seperti angkot, bus, dll belum ada yang langsung menuju Baluran. Jadi buat yang backpackeran dari luar daerah bisa menyewa motor disekitar Banyuwangi Kota.

Penginapan. Untuk penginapan khusus buat yang mau backpackeran dan hemat bisa bawa tenda dan camping di camping ground yang ada di savana bekol, Baluran atau di pantai Bama. Khusus untuk di Pantai Bama ada biaya tambahan untuk uang parkir. Perlu hati-hati ketika camp di Baluran. Banyak monyet dan di pantai bama lebih berani-berani. So jaga betul barang bawaan kalian gaeess.

Biaya.
Bensin: 40rb (Dari Banyuwangi kota)
Logistik: Terserah bebas, sesuaikan dengan kebutuhan.
Tiket masuk: Rp. 17.500 inc asuransi
Parkir pantai bama: 2rb
Teh Pucuk di Savana: 5rb -_-
Total: Rp. 75.000 +-

Jadi total kurang lebih 75rb an. Itu belum termasuk kalau kalian nyewa motor ya gan. Biasanya per hari sekitar 70-100rb.

Tips Backpackeran dan Camping ke Taman Nasional Baluran, Savana Sejuta Spot Foto!
Mampir untuk istirahat dan makan saat perjalanan pulang
Cukup mudah sebenarnya untuk menuju Baluran ini gan. Karena pintu masuk nya pun persis dipinggir jalan pantura Situbondo-Banyuwangi. Jadi buat agan yang dari Jogjakarta, Surabaya kalau mau naik bis ambil bis yang via pantura bilang aja turun di baluran. Setelah itu agan bisa cari ojek di loket. Untuk yang via jalur selatan atau Bali bisa berhenti di Banyuwangi Kota dan menyewa sepeda motor. Untuk info yang lain bisa cek kembali di atas ya gan atau kalau ada yang perlu ditanyakan bisa langsung komentar di bawah. Oke cukup sekian cerita trip kali ini. Semoga bermanfaat untuk kawan-kawan sekalian. Terima kasih.

You May Also Like

0 komentar