Jalur Pendakian Gunung Arjuno Via Lawang

Arjuno via Lawang adalah salah satu jalur pendakian gunung Arjuno via lawang yang melalui sisi sebelah timur tepatnya desa Wonorejo. Jalur pendakian Arjuno via Lawang terletak di desa Wonorejo. Desa Wonorejo di dominasi oleh perkebunan teh karena lokasi yang sudah lumayan tinggi sehingga memiliki udara yang dingin, sangat cocok untuk perkebunan teh.

Transportasi Menuju Lawang

Hal utama yang harus kita lakukan adalah mencari transportasi menuju Pasar Lawang. Pasar Lawang lokasi cukup dekat dengan pos pendakian. Jika dari Surabaya, bisa menggunakan kereta api dan turun di stasiun Lawang. Setelah itu cari transportasi menuju Pasar Lawang. Bisa menggunakan ojek, angkot, dan lain-lain.

Setelah sampai Pasar Lawang, cari angkutan umum menuju desa Wonorejo atau pos pendakian Lawang Wonorejo. Perlu diingat angkutan umum hanya ada pada siang hari untuk dari Pasar Lawang menuju desa Wonorejo. Jika kamu menggunakan ojek sejak awal, sangat disarankan untuk melanjutkan perjalanan langsung sampai desa Wonorejo.

Pos Pendakian Arjuno Via Lawang

Pos Registrasi

Dari mulai pos registrasi sampai pos 1 yang akan kamu lewati didominasi oleh perkebunan. Mayoritas adalah perkebunan teh dengan trek yang mayoritas landai dan sangat sejuk karena dipenuhi pepohonan yang tinggi. Dari pos registrasi sampai pos 1 membutuhkan waktu kurang lebih 1 jam perjalanan tanpa istirahat.

Pos 1 Alang-Alang

Setelah 1 jam perjalanan dari pos registrasi, kamu akan sampai di pos 1 Alang-Alang. Kenapa namanya Alang-Alang? Karena di sekitar pos ini dipenuhi tumbuhan alang-alang. Nah dari pos 1 ini menuju ke pos 2 Lincing membutuhkan waktu estimasi sekitar 1,5 jam tanpa istirahat.

Selama perjalanan dari pos 1 sampai pos 2 Lincing, kamu akan disuguhkan dengan banyak pepohonan buah-buahan seperti alpukat, rambutan, dan lain-lain. Jangan sampai khilaf ya man-teman 😀

Pos 2 Lincing

Sedikit berbeda dengan pos 1, di pos 2 ini kamu akan melihat adanya bangunan non-permanen yang terbuat dari kayu. Iyap bangunan ini adalah pos jaga/pantau/darurat yang memang dipersiapkan untuk segala kebutuhan pihak manajemen gunung Arjuno.

Contohnya ketika ada kegiatan pemantauan aktivitas pendakian, pos ini digunakan untuk istirahat sementara. Atau jika dalam keadaan darurat ada proses pencarian pendaki yang hilang misalnya, pos ini dapat digunakan untuk pos peristirahatan bagi tim SAR.

Nah dari pos 2 ini juga, jalur pendakian mulai sangat terjal. Terlebih ketika musim penghujan, trek akan sangat licin dan berbahaya. Jadi usahakan gunakan sepatu yang tepat ketika melakukan pendakian. Pos selanjutnya adalah pos Mahapena yang bisa kamu tempuh dengn waktu estimasi 2 jam tanpa istirahat.

Pos 3 Mahapena

Di pos 3 ini, areanya sedikit terbuka karena minimnya pohon yang tinggi. Karena hal tersebut juga pemandangan di pos 3 ini cukup bagus karena tidak dihalangi pohon sama sekali. Namun berhati-hati lah, karena jalur pendakiannya cukup terjal. Jaga jarak aman dari sisi jurang sebagai persiapan jika kamu terpeleset, kamu masih memiliki cukup jarak aman dari sisi jurang.

Selain itu di pos 3 ini, kamu akan menemui sabana luas dengan tumbuhan yang didominasi oleh alang-alang tinggi. Pos selanjutnya adalah pos 4 gombes, yang akan kamu tempuh dengan estimasi waktu 3 jam tanpa istirahat.

Pos 4 Gombes

Sampai di pos 4 Gombes, kamu akan disambut dengan kondisi jalur yang mulai berbatu. Selain itu mulai banyak pepohonan cemara tinggi yang membuat beberapa sektor jalur pendakian menjadi teduh, cocok kamu gunakan sebagai tempat istirahat sementara.

Nah perjalanan dari pos 4 Gombes sampai pos selanjutnya akan didominasi oleh beberapa tanjakan terjal dengan struktur bebatuan. Namun yang perlu diingat adalah, setelah masuk pos 4 kamu akan bertemu dengan kawasan yang disebut Cemoro Sewu yang artinya Seribu Cemara karena memang kawasannya dipenuhi dengan pohon cemara tinggi.

Kawasan ini juga disebut sebagai Alas Lali Jiwo. 3 kata tersebut berasal dari bahasa jawa. Alas artinya hutan, lali artinya lupa, dan jiwo artinya jiwa. Konon di kawasan ini banyak cerita yang mengatakan banyak pendaki lupa diri dan lupa arah.

Jika dilihat dari faktor medan, bisa dikatakan benar. Karena begitu banyaknya pohon cemara yang tersusun rapih, ketika kamu menengok ke kiri, kanan, depan, ataupun belakang, seperti sama saja. Sehingga sangat membingungkan jika kamu keluar dari jalur pendakian. Karena satu-satunya yang membedakan titik satu dengan lainnya adalah jalur pendakian. So, usahakan fokus jangan sampai keluar dari jalur pendakian ya gengs!

Dari pos 4 Gombes menuju puncak Ogal-Agil, membutuhkan waktu sekitar 2 jam tanpa istirahat. So estimasikan dan yang perlu diingat saat melakukan summit attack adalah jangan tergesa-gesa! Fokus pada jalur pendakian dan tetap berhati-hati.

Puncak Ogal-Agil

Di puncak ogal-agil, areanya dipenuhi dengan bebatuan yang memang sengaja disusun untuk menahan lereng. Jadi bagi kamu yang ingin berfoto, jangan terlalu jauh ke arah depan bebatuan.

Karena area puncaknya sangat terbuka, direkomendasikan saat menuju puncak kamu menggunakan jaket walaupun kondisi tidak berangin. Untuk jaga-jaga ketika sampai puncak cuaca berubah dan sebagainya. Karena perubah kecepatan angin di puncak cukup variatif dan tidak harus hujan ataupun mendung.

Total Waktu Pendakian

Total waktu pendakian gunung Arjuno via Lawang membutuhkan waktu sekitar 16 jam. Waktu tersebut hanyalah waktu perjalanan, tanpa menambahkan waktu istirahat, tidur, makan, dan lain-lain.

Nah rekomendasi kami jika kamu ingin melakukan pendakian adalah dengan waktu 3 hari 2 malam. Kamu akan mendaki dengan santai tanpa tergesa-gesa sama sekali. Karena di gunung Arjuno tracknya sangat didominasi hutan, sangat bahaya jika kamu tergesa. Dan akan lebih nikmat jika kamu bersantai dan menikmati perjalanan. Sehingga waktu 3 hari 2 malam itu cocok.

Namun karena kondisi masih pandemi, waktu 3 hari 2 malam sepertinya belum bisa dilakukan. Hal ini terkait syarat dari Tim Satgas COVID-19 Indonesia.

Profil Gunung Arjuno

Nama: Gunung Arjuno

Ketinggian: 3,339 Meter di Atas Permukaan Laut

Lokasi: Malang, Jawa Timur

Letusan Terakhir: 1952

Jenis: Gunung Stratovolcano

Gunung Batur: Jalur Pendakian, Kaldera, Waktu Terbaik Mendaki, Fun Fact

Gunung Batur merupakan gunung api aktif yang berlokasi di Bali. Tepatnya di desa Kintamani, kabupaten Bangli. Gunung Batur memiliki tinggi 1717 MDPL. Gunung Batur memang terkenal dengan keindahan 2 kalderanya. Selain itu untuk mendaki Gunung Batur, hanya diperlukan 2,5 jam saja untuk mencapai puncaknya. Karena itulah Gunung Batur sangat cocok untuk pendaki pemula ataupun sekedar rekreasi pendakian.

Kaldera Gunung Batur

Gunung Batur memiliki kaldera yang cukup luas, bahkan masuk jajaran top dunia sebagai gunung berapi aktif yang memiliki kaldera cukup luas dengan panjang 13,8 kilometer dan lebar 10 kilometer.

Di dasar kaldera inilah terbentuk sebuah danau yang airnya berasal dari air hujan. Yang menjadi fokus kebanyakan orang adalah, bentuk danaunya yang menyerupai bulan sabit. Para peniliti memprediksi kaldera ini terbentuk akibat letusan Gunung Batur sekitar 20rb tahun yang lalu.

Jalur Pendakian Gunung Batur

Untuk sampai ke puncak Gunung Batur hanya dibutuhkan 2,5 jam perjalanan, tapi jangan salah. Trek Gunung Batur sangat terjal dan licin di beberapa sektor. Bahkan pada maret 2020 lalu, seorang pendaki yang sedang beristirahat di puncak tergelincir dan berakhir dengan meninggal dunia. Sangat disarankan, jika kamu mendaki dengan orang yang belum pernah kesini, lebih baik menggunakan guide. Biayanya sekitar 300-400rb tergantung hasil negosiasi kamu.



Waktu Terbaik Mendaki Gunung Batur

Sangat disarankan kamu mendaki Gunung Batur saat musim panas. Karena saat musim hujan, selain treknya yang licin dan terjal, kamu kemungkinan juga tidak akan mendapatkan pemandangan yang sempurna karena tertutup kabut tebal yang biasanya muncul saat cuaca mendung.

Untuk start pendakian, disarankan sekitar jam 03:00 pagi waktu setempat, dengan estimasi waktu pendakian 2,5 jam, maka kamu akan sampai jam 05:30. Merupakan waktu yang sempurna karena sunrise akan dimulai sekitar jam 06:00.

Fun Fact Gunung Batur

Karena dikhawatirkan akan terjadi erupsi besar lagi, warga asli sekitar Gunung Batur banyak yang pindah menuju ke desa Karanganyar. Hal ini cukup wajar jika dilihat dari hasil letusannya yang menciptakan danau luas, maka merupakan langkah mitigasi yang tepat untuk pindah ke lokasi yang lebih jauh dari lereng Gunung Batur.

Walaupun begitu, kawasan Gunung Batur dan Kintamani tumbuh pesat menjadi kawasan pariwisata. Banyak hotel dan cafe di sekitaran Gunung Batur. Selain itu juga banyak perusahaan yang menjadikan Gunung Batur sebagai track mountain biking.

Bahkan UNESCO menjadikan kawasan Kintamani dan Gunung Batur sebagai kawasan GEOPARK dunia karena memiliki warisan geologi yang luar biasa dan hanya bisa ditemukan di Gunung Batur.

Berikan Kehidupan Layak Bagi Anak-anak Indonesia!

Mari Berdonasi!

Memiliki kehidupan yang layak tentu menjadi impian sebagian besar orang. Karena, kehidupan yang layak akan membuat setiap orang menjalani kehidupan secara lebih nyaman. Sehingga, setiap orang akan berusaha agar dapat memiliki kehidupan yang layak dan memadai.

Tidak hanya bagi orang dewasa, anak-anak juga perlu diperhatikan agar dapat memiliki kehidupan yang layak. Anak-anak perlu menjadi perhatian khusus bagi para orang dewasa mengingat anak-anak belum dapat hidup mandiri dan masih dalam proses tumbuh dan berkembang. Kehidupan yang layak dapat membantu anak-anak agar dapat menjalani proses tumbuh dan berkembang secara optimal. Adapun kehidupan yang layak bagi anak-anak yakni kehidupan dimana nutrisi yang dibutuhkan dapat terpenuhi, tempat tinggal yang bersih dan layak hingga akses pendidikan yang memadai.

Read More

Review Tas Carrier Murah 500rb-an

Waktu saat saya awal-awal suka dengan dunia pendakian, saya sempat bingung saat ingin membeli tas carrier atau ransel. Saya bingung harus membeli tas carrier seperti apa karena banyak sekali merk dari Indonesia, ada Eiger, Rei, Consina, belum lagi merk-merk lain dari luar negeri. Ditambah lagi harganya yang sangat bervariasi. Mulai dari yang 400rb-an paling murah hingga jutaan untuk brand sekelas Eiger.

Read More

5 Barbershop Terbaik di Bali

Di Indonesia barbershop menjadi standar perawatan rambut untuk para pria. Sudah banyak sekali barbershop mulai dari di kota-kota besar seperti Bali, Jakarta, Surabaya dan bahkan saat ini mulai ada juga di kota-kota kecil. Hal ini terjadi karena memang standar perawatan rambut para pria meningkat dari yang tadinya cukup di salon tradisional biasa sekarang menjadi barbershop.

Mengapa barbershop? Karena barbershop memiliki fasilitan dan kualitas yang jauh lebih unggul. Bahkan di beberapa barbershop ada yang barbermannya memiliki lisensi karena sebelumnya telah melakukan pelatihan sehingga terjamin kualitasnya ketika sudah bekerja di barbershop.

Read More

Ini Dia Biaya Umroh Terbaru Tahun 2020

Setiap tahunnya, perjalanan ibadah umroh selalu mengalami peningkatan. Khususnya di Indonesia, permintaan perjalanan ibadah umroh selalu meningkat. Ongkos umroh yang terjangkau dengan kualitas terbaik selalu dibutuhkan oleh banyak orang. Kini, telah hadir marketplace online umroh.com yang dapat membantu persiapan dan reservasi ibadah umroh.

Read More